#1
Aku sedih bukan berarti aku lemah,
aku sedih karena aku takut ada yang tersakiti.
Aku sedih bukan berarti aku putus asa,
aku sedih karena aku takut mengecewakannya.
Aku sedih bukan berarti aku tidak bisa,
aku sedih karena aku takut itu terlalu sulit untuk semuanya.
#2
Aku hanyalah manusia biasa, penuh dengan ketidakberdayaan.
Aku hanya manusia, dan tidak bisa melebihi yang lainnya.
Aku hanya manusia, yang hanya bisa berpikir, dan menjalani hidup sesuai dengan jalan takdir.
#3
Aku bukanlah segalanya bagimu.
Aku hanya patung berjalan yang hanya bisa merepotkanmu.
Aku bukanlah harta karun bagimu,
karena aku hanya bisa makan, minum, mandi, belajar, dan berpikir dengan sangat terbatas.
Aku bukan jiwamu,
karena aku selalu dipandang remeh.
Dan aku bukanlah rasa kasihmu,
karena ada yang lebih berhak dari pada aku.
#4
Aku sudah tak tahan.
Tapi apa boleh buat, aku tidak tahu harus berbuat apa.
Hanya mimpi yang bisa ku nikmati.
Dan kenyataan, yang bisa aku hempaskan.
#5
Tidakkah kau berpikir bahwa aku hanya sebagai hiasan di sini?
Tidakkah kau berpikir ada yang membutuhkan kasih sayang dan cinta?
Dan tidakkah kau berpikir bahwa ada manusia yang tersakiti di sini?
Sungguh, itu yang ku rasakan
#6
Walau kau tak tahu mengapa aku selalu bersikap seperti itu.
Tapi aku cukup tahu mengapa kau begini padaku.
Aku hanya memendamnya di dalam hatiku yang paling dalam.
Dan ku kubur dengan rasa benci yang mendalam.
Entah berapa lama rasa itu hilang di dalam hatiku.
#7
Teman sanggup merampas orang yang ku cintai.
Tapi sahabat akan menjadi mata-mata menjaga orang yang ku cintai.
Teman akan memberi senyuman.
Tapi sahabat akan memberikanmu kebahagiaan.
Teman akan memberimu setangkai mawar.
Tapi sahabat akan memberimu setangkai melati.
Teman akan menikam mu dari belakang.
Tapi sahabat akan menamparmu dari depan.
1000 teman datang saat kamu tertawa.
Tapi seorang sahabat akan datang saat kamu berderai air mata
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment